Facebook Twitter In
Flag

KEBIJAKAN TERKAIT TATA KELOLA PERUSAHAAN


KOMITE AUDIT


Pedoman Kerja Komite Audit

Laporan Kegiatan Komite Audit Tahun Buku 2016


 

Profil Komite

Ketua

Dr. Bambang Rudyanto, Komisaris Independen

Bambang Rudyanto

 

Warga Negara Indonesia. Meraih gelar PhD in Advance Science and Technology di Tokyo University, Jepang. Saat ini beliau masih aktif menjabat sebagai Advisor untuk Kementerian Perindustrian Republik Indonesia, Kedutaan Besar Republik Indonesia di Jepang, IHI Enviro Corporation & IHI Corporation.

Selain menjadi Advisor untuk berbagai lembaga dan perusahaan, beliau juga aktif sebagai Professor di Wako University, Jepang. Pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan tahun 2015 beliau diangkat sebagai Komisaris Independen Perseroan. Beliau tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Dewan Komisaris maupun Direksi dan Pemegang Saham Perseroan.

 

Anggota

Sastra Widjaja, Komisaris Independen

Sastra Widjaja

 

Warga Negara Indonesia. Menempuh pendidikan terakhir di Institute Business Management Jayakarta, Jakarta. Mulai bergabung di Perseroan pada tahun 1971 di Bagian Marketing, setelah itu diangkat menjadi Direktur pada RUPS tahun 1994. Menjabat sebagai Direktur Senior Tidak Terafiliasi pada tahun 2004 sampai dengan tahun 2006.

Kemudian sebagai Wakil Presiden Direktur Tidak Terafiliasi pada tahun 2006 hingga 2014 Pada RUPS Tahunan tahun 2015 beliau diangkat sebagai Komisaris Independen Perseroan. Beliau tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Dewan Komisaris maupun Direksi dan Pemegang Saham Perseroan.

 

Anggota

Drs. Nadarsjah Mahdur, MM., Ak., CPA., CA, Anggota Komite Audit Bidang Akuntansi

Nadarsjah Mahdur

 

Warga Negara Indonesia. Diangkat sebagai Anggota Komite Audit Bidang Akuntansi pada tahun 2016 berdasarkan Rapat Dewan Komisaris tanggal 21 April 2016 untuk periode tahun 2016 – 2018. Sebelumnya pernah bekerja di Direktorat Jenderal Pengawasan Keuangan Negara tahun 1979 – 1983, kemudian aktif di beberapa Kantor Akuntan Publik. Saat ini menjadi Partner pada Kantor Akuntan Publik Junaedi, Chairul dan Subyakto.

Menyelesaikan pendidikan Magister Manajemen di Universitas Jendral Sudirman. Beliau tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Dewan Komisaris maupun Direksi dan Pemegang Saham Perseroan.

 

Anggota

Edi Priyono, SH, Anggota Komite Audit Bidang Hukum

Edi Priyono

 

Warga Negara Indonesia. Diangkat sebagai Anggota Komite Audit Bidang Hukum pada tahun 2016 berdasarkan Rapat Dewan Komisaris tanggal 21 April 2016 untuk periode tahun 2016 – 2018. Saat ini menjadi Pimpinan Kantor Notaris Edi Priyono, SH.

Menyelesaikan pendidikan Sarjana Hukum di Universitas Islam Indonesia. Beliau tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Dewan Komisaris maupun Direksi dan Pemegang Saham Perseroan.

 

 

 

 

 

 

KOMITE NOMINASI DAN REMUNERASI


Pedoman Kerja Komite Nominasi Dan Remunerasi

Laporan Kegiatan Komite Nominasi dan Remunerasi Tahun Buku 2016


 

Ketua

Dr. Bambang Rudyanto, Komisaris Independen

Bambang Rudyanto

 

Warga Negara Indonesia. Meraih gelar PhD in Advance Science and Technology di Tokyo University, Jepang. Saat ini beliau masih aktif menjabat sebagai Advisor untuk Kementerian Perindustrian Republik Indonesia, Kedutaan Besar Republik Indonesia di Jepang, IHI Enviro Corporation & IHI Corporation.

Selain menjadi Advisor untuk berbagai lembaga dan perusahaan, beliau juga aktif sebagai Professor di Wako University, Jepang. Pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan tahun 2015 beliau diangkat sebagai Komisaris Independen Perseroan. Beliau tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Dewan Komisaris maupun Direksi dan Pemegang Saham Perseroan.

 

Anggota

Tatsuya Arichi, Presiden Komisaris

Tatsuya Arichi

 

Warga Negara Jepang. Menyelesaikan pendidikan terakhir di Fakultas Business Administration, Konan University, Jepang. Memulai karirnya di Mandom Corporation, Jepang sejak 1987. Berbagai posisi yang telah dijabatnya di Mandom Group antara lain Direktur di Mandom Taiwan Corporation, Presiden Direktur di Mandom Corp. (Singapore) Pte. Ltd., Presiden Direktur di Mandom China Corporation, dan saat ini menjabat sebagai Managing Executive Officer di Mandom Corporation, Jepang.

Diangkat sebagai Presiden Komisaris Perseroan pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan tahun 2014. Beliau memiliki hubungan afiliasi dengan Pemegang Saham Pengendali dan Utama Perseroan yaitu Mandom Corporation.

 

Anggota

Lie Harjono, Komisaris

Lie Harjono

 

Warga Negara Indonesia. Menempuh pendidikan terakhir di Woodbury University, USA. Saat ini menjabat sebagai Presiden Direktur PT Asia Paramita Indah. Diangkat sebagai Komisaris Perseroan pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan tahun 2001.

Beliau memiliki hubungan afiliasi dengan salah satu Pemegang Saham Perseroan yaitu PT Asia Paramita Indah.

 

INTERNAL AUDIT


Piagam Internal Audit


 

Profil Internal Audit

Hendro Buwono, Kepala Internal Audit

Hendro Buwono

 

Warga Negara Indonesia. Bergabung dengan Perseroan sebagai HRD Supervisor pada tahun 2003. Beliau kemudian diangkat menjadi  Manager HRD pada tahun 2008. Kemudian pada tahun 2017 beliau diangkat sebagai Kepala Internal Audit.

Beliau menyelesaikan pendidikannya sebagai Sarjana Ekonomi (Corporate Management) di Universitas Jayabaya, Jakarta, Indonesia.

 

  

SEKRETARIS PERUSAHAAN


Profil Sekretaris Perusahaan

Alia Dewi, Sekretaris Perusahaan

Alia Dewi

 

Warga Negara Indonesia. Menyelesaikan pendidikan terakhir di Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Padjadjaran. Memulai karirnya di PT Mandom Indonesia Tbk sejak 2006 sebagai PR/Investor Relations. Sejak 12 Mei 2014 diangkat sebagai Corporate Secretary. Ia tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Pemegang Saham Pengendali dan Utama Perseroan yaitu Mandom Corporation.

Ia tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Pemegang Saham Pengendali dan Utama Perseroan yaitu Mandom Corporation.

 

KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO


Melalui pertimbangan atas segala potensi kerugian maupun ancaman yang mungkin timbul oleh karena adanya ketidakpastian yang dihadapi Perseroan disebabkan oleh faktor eksternal maupun internal maka Perseroan memandang perlu untuk membuat dan menjalankan sistem manajemen risiko.

Setiap unit kerja bersama-sama melakukan identifikasi atas seluruh risiko yang dihadapi, menelaah dampak dari risiko-risiko tersebut dan kemudian memutuskan langkah mitigasi yang perlu dilakukan sehingga seluruh risiko signifikan dapat dikelola dengan baik.

Beberapa risiko usaha sehubungan dengan kegiatan Perseroan ditahun 2014 adalah sebagai berikut:

  1. Risiko Lokasi

    Pelaksanaan konstruksi bangunan yang dimulai sejak Juni 2013 telah selesai pada bulan Mei 2015 sesuai dengan rencana Perseroan. Pemindahan lokasi kantor dan pabrik dari Sunter ke Kawasan Industri MM2100 di Bekasi dengan luas lahan sebesar 14,8 hektar akan dilaksanakan pada bulan Mei 2015. Hal ini menimbulkan beberapa risiko terkait sebagai berikut:

    • Penolakan karyawan untuk pindah ke lokasi kantor dan pabrik baru;
    • Terjadi keterlambatan maupun gangguan terhadap proses produksi dan penjualan akibat proses relokasi maupun masalah perijinan yang tidak berjalan sesuai rencana;
    • Kerusakan atau kehilangan aset Perseroan pada saat pelaksanaan relokasi.

     

    Untuk itu Perseroan telah melakukan berbagai persiapan yang memadai untuk menanggulanginya termasuk diantaranya pembuatan rencana kerja terperinci, meningkatkan ketersediaan persediaan barang jadi, jadwal pelaksanaan yang terukur dan penugasan tim kerja yang berpengalaman untuk memastikan proses perpindahan dapat berjalan sesuai rencana yang telah ditentukan.

  2. Risiko Ketersediaan Bahan Baku

    Terganggunya pasokan bahan baku akibat faktor eksternal yang mempengaruhi seperti kondisi cuaca buruk pada saat pengiriman menjadi risiko tersendiri yang mengkhawatirkan bagi Perseroan dikarenakan dapat mengganggu proses produksi yang berujung pada terganggunya penjualan dan laba Perseroan. Dalam rangka mengendalikan risiko tersebut maka Perseroan berusaha untuk mencari pasokan bahan baku pengganti di dalam negeri yang memiliki kualitas dan harga yang bersaing ataupun mencari pemasok lain untuk bahan baku yang sama di dalam negeri.

  3. Risiko Valuta Asing

    Kondisi nilai tukar mata uang asing yang fluktuatif menjadi risiko yang cukup signifikan bagi Perseroan dimana hampir 70% transaksi Perseroan menggunakan valuta asing. Apabila risiko tersebut tidak dikendalikan dengan baik oleh Perseroan maka akan mengakibatkan kerugian nilai tukar mata uang asing yang cukup besar yang berimbas pada laba Perseroan. Menyadari akan hal tersebut maka Perseroan berusaha untuk menekan atau bahkan mendapatkan keuntungan dari nilai tukar mata uang asing dengan cara melakukan perencanaan yang baik setiap pembayaran yang menggunakan mata uang asing.

  4. Risiko Lain-lain

    Perseroan menyadari dalam menjalankan usaha bisnis selalu tidak terlepas dari hal-hal yang bersifat force majeure, terlebih dalam skala tertentu dapat mengganggu kegiatan usaha. Oleh karena itu, Perseroan membuat sebuah strategi yang sistematis dalam mengendalikan risiko antara lain meningkatkan prosedur keselamatan kerja seperti sosialisasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja dan melengkapi peralatan keselamatan sesuai dengan standar Worldwide Responsible Accredite Production (WRAP) sampai dengan membentuk sebuah tim khusus penanggulangan bencana.

Perseroan juga telah mengasuransikan aset Perseroan untuk mengurangi kerugian bencana yang tidak dapat dihindari.